Tag: Microsoft

  • Lelah Mengetik dengan Jari? Coba deh Cara Mengetik dengan Suara di Word!

    Lelah Mengetik dengan Jari? Coba deh Cara Mengetik dengan Suara di Word!

    Apakah kamu bosan mengetik secara manual di Microsoft Word? Memang mengetik itu bisa jadi sangat melelahkan, apalagi kalau teks yang kamu kerjakan cukup panjang. Kamu bisa belajar cara mengetik dengan suara di Word untuk membuat hidup lebih mudah. Fitur Dictate ini juga membantu orang yang punya kesulitan mengetik.

    Langkah-langkah Mengetik dengan Suara di Word 

    Cara Mengetik dengan Suara di Word
    Sumber: businessinsider.com

    Apa saja yang perlu kamu lakukan untuk mengetik dengan suara di program ini? Berikut langkah-langkah penggunaan fitur Dictate:

    1. Buka program Word dan pastikan jika kamu telah login ke akunmu.
    2. Klik Home.
    3. Klik tombol Dictate yang juga ditandai dengan ikon microphone.
    4. Muncul suara beep dan tombol Dictate akan berubah warna menjadi merah.
    5. Katakan apa yang ingin kamu ketik.
    6. Word akan memroses suara kamu menjadi teks.

    Penting untuk kamu ketahui, tidak semua bahasa didukung oleh teknologi pengetikan dengan suara ini. Mungkin saja bahasa native-mu belum didukung oleh Word. Untuk itu, kamu perlu mengeceknya terlebih dahulu bahasa apa saja yang didukung fitur Dictate di situs Microsoft berikut:

    https://support.microsoft.com/en-us/office/dictate-your-documents-in-word-3876e05f-3fcc-418f-b8ab-db7ce0d11d3c

    Penggunaan fitur Dictate di Word juga sangat mudah. Teknologi ini menawarkan berbagai manfaat kepada penggunanya seperti:

    1. Meningkatkan produktivitas

    Dengan melakukan diktasi, kamu bisa mengerjakan teks panjang dengan lebih cepat. Meskipun keterampilan mengetik sebelas jari itu sangat penting, tidak banyak orang yang mampu mengaplikasikannya di dalam kegiatan mengetik sehari-hari. Karena itu, fitur ini jelas bisa meningkatkan produktivitas kamu.

    2. Membantu orang dengan disabilitas

    Dictate juga sangat membantu orang dengan disabilitas. Misal, seseorang memiliki gangguan penglihatan yang menurunkan akurasi dan kecepatan pengetikannya. Dengan fitur diktasi, si pengguna hanya perlu menggunakan suaranya untuk melakukan pengetikan. Semua perkataan akan ditranskripsi secara otomatis oleh Word.

    Perintah-perintah yang Bisa Dilakukan 

    Lelah Mengetik dengan Jari? Coba Deh Cara Mengetik dengan Suara di Word!
    Sumber: extremetech.com

    Para pengguna setia program Word yang belum pernah mempraktikkan cara mengetik dengan suara di Word mungkin penasaran dengan apa saja perintah-perintah yang bisa dilakukan. Berikut merupakan beberapa perintah yang bisa kamu praktikkan dengan fitur Dictate:

    1. Simbol dan tanda baca

    Kamu bisa menambahkan simbol dan tanda baca ke dalam teks kamu melalui fitur Dictate. Sangat penting untuk mengingat bahwa fitur speech recognition ini butuh instruksi yang jelas dari penggunanya. Kalau kamu ingin menambahkan tanda baca tertentu pada kalimat, kamu harus mengucapkannya dengan gamblang, misal titik (.), koma (,), dan tanda tanya (?).

    2. Penyuntingan 

    Ternyata fitur Dictate juga membantu kamu untuk melakukan penyuntingan teks dengan suara saja. Dengan suara, kamu bisa memerintahkan Word untuk menghapus kata, kalimat, atau paragraf dan juga menambahkan spasi. Instruksi yang bisa kamu berikan masih terbatas, jadi kemampuan penyuntinganmu belum sedetail dengan metode ketik biasa. 

    3. Navigasi

    Kamu bisa memindahkan kursor ke bagian-bagian tertentu dari teks yang sedang dibuat. Dictate juga memungkinkan kamu memilih bagian tertentu dari teks dan kemudian melakukan deselect. Perintah semacam ini berguna terutama dalam meningkatkan akurasi penyuntingan teks kamu.

    4. Format

    Hasil akhir pengetikan kamu pun bisa diatur formatnya agar lebih menarik. Pengaturan yang paling sederhana adalah membuat teks kamu condong ke kanan atau ke kiri maupun rata kanan-kiri. Kamu juga bisa membuat teks menjadi tebal, miring, mengatur ukuran huruf, menentukan warna huruf, dan sebagai macamnya.

    5. Daftar dan tabel 

    Membuat daftar dan membuat tabel di word sembari mengetik biasa saja mungkin sudah cukup menantang buat sebagian orang. Namun ternyata, kamu bisa melakukan tugas ini dengan fitur pengetikan menggunakan suara. Dengan Dictate kamu bisa membuat bullet list, membuat tabel dengan spesifikasi yang dibutuhkan, bahkan mengatur ulang tabel atau daftar yang telah dibuat.

    6. Pengaturan fitur

    Kamu ingin menghentikan penggunaan Dictate dalam kegiatan mengetikmu? Segalanya bisa diatur ulang dengan suaramu juga. Hanya dengan memakai suara saja, kamu bisa menghentikan sementara, mematikan, maupun melanjutkan penggunaan Dictate. Selain itu, kamu juga bisa menambahkan komentar ke dalam pekerjaanmu. 

    Beberapa Masalah yang Bisa Terjadi

    Deh Cara Mengetik dengan Suara di Word
    Sumber: pcmag.com

    Saat mempraktikkan cara mengetik dengan suara di Word, mungkin kamu akan menjumpai beberapa kendala. Berikut merupakan beberapa permasalahan yang umum dijumpai oleh pengguna Dictate:

    1. Tombol “Dictate” Tidak Muncul

    Untuk menggunakan fitur mengetik dengan suara di program ini, kamu harus bisa menemukan tombol Dictate pada menu Home. Beberapa pengguna melaporkan bahwa mereka tidak bisa menemukan tombol tersebut. 

    Ada beberapa hal yang perlu kamu ingat terkait dengan penggunaan fitur ini:

    • Kamu harus sign in ke dalam akun Word dengan langganan Microsoft 365 yang masih aktif.
    • Tanpa Microsoft 365, fitur Dictate tidak akan muncul di Office 2016 atau 2019 untuk Windows.
    • Fitur ini hanya bekerja di Windows 10 atau edisi selanjutnya.

    Mengingat keterbatasan di atas, mungkin beberapa pengguna setia Word tidak bisa memanfaatkan fitur mutakhir ini. Namun jika ternyata kamu memenuhi syarat-syarat yang disebutkan di atas dan tombok Dictate masih tidak muncul, itu artinya kamu belum melakukan aktivasi tombol tersebut.

    Berikut cara mengaktifkan tombol Dictate pada menu Word kamu:

    • Akses program Word di komputer kamu.
    • Buka File.
    • Pilih menu General.
    • Pastikan bahwa Office Intelligent Services sifatnya aktif, jika belum maka kamu perlu mengaktifkannya.

    2. Tombol Dictate Tidak Bisa Diklik

    Tombol Dictate muncul pada menu Home-mu, tetapi tombol tersebut ternyata tidak aktif sehingga kamu tidak bisa mengklik tombol itu? Cara pertama yang bisa kamu lakukan untuk mengatasinya adalah memastikan bahwa dokumen Word tersebut statusnya tidak Read-Only. Jika iya, aktifkanlah penyuntingan untuk dokumen tersebut.

    Salah satu alasan lainnya yang menyebabkan tombol Dictate tidak bisa diklik adalah karena Word tidak memiliki akses ke microphone yang kamu gunakan. Jika kendalanya disebabkan oleh hal ini, maka yang bisa kamu lakukan adalah:

    • Memastikan bahwa microphone kamu tidak digunakan oleh aplikasi yang lain.
    • Non-aktifkan program lain yang menggunakan microphone kamu.
    • Refresh PC kamu dan seharusnya tombol Dictate sudah aktif.

    3. Microphone Tidak Berfungsi

    Saat kamu sedang mengetik menggunakan suara, mungkin Word kamu memberikan notifikasi bahwa program tersebut tidak bisa mendeteksi microphone yang kamu pakai, atau menjumpai masalah dengan microphone kamu. 

    Di dalam kondisi seperti ini, kamu perlu memeriksa apakah microphone yang kamu gunakan sudah terpasang dengan benar. Kamu bisa keluar juga dari program Word untuk memeriksa apakah microphone yang digunakan bekerja. Pengecekan bisa dilakukan di Control Panel atau pengaturan perangkatmu.

    Berikut ini merupakan cara untuk mengetes microphone kamu jika menggunakan Windows 11:

    • Pastikan jika microphone sudah terpasang dengan baik pada perangkat kamu.
    • Pada menu Start, kamu bisa mengklik Setting.
    • Pilih System dan langsung menuju ke Sound.
    • Pada bagian Input setting carilah Input volume sembari berbicara ke microphone kamu. Kalau bagian tersebut menunjukkan gerakan saat kamu berbicara, artinya microphone kamu aktif.
    • Kalau bagian tersebut tidak bergerak, pilih Test your microphone dan langsung mulai pengecekan.

    4. Word Tidak Mengetik Apa yang Diucapkan

    Kendala lainnya yang akan membuat kamu frustrasi adalah jika kamu sudah memastikan semua syarat untuk menggunakan Dictate terpenuhi, akan tetapi Word sendiri tidak mengetik input suara yang kamu berikan. Kemungkinan kamu akan mendapat notifikasi kalau Word tidak bisa mendengar suaramu.

    Jika begini permasalahannya, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan:

    • Pastikan bahwa microphone kamu tidak dalam keadaan muted.
    • Atur ulang tingkat input dari microphone kamu.
    • Pindahlah ke tempat baru yang lebih sunyi karena mungkin lokasimu terlalu bising.
    • Kalau kamu menggunakan microphone dari perangkatmu, cobalah menggunakan microphone eksternal.

    6. Akurasi Ketikan Rendah

    Orang-orang juga sering melaporkan bahwa akurasi ketikan Dictate mereka rendah sehingga banyak error yang muncul pada teks. Kalau kamu sudah melakukan cara mengetik dengan suara di Word dengan benar tapi masih menemukan banyak kesalahan pada teks yang dibuat, berikut beberapa cara untuk meningkatkan akurasimu:

    • Pastikan bahwa koneksi internet kamu cepat dan stabil.
    • Hindari background noise yang bisa mengganggu input suaramu.
    • Coba tingkatkan kejelasan pelafalanmu.
    • Periksa microphone yang kamu gunakan apakah perlu diganti.

    Tips Agar Mengetik dengan Suara Lancar

    Cara Mengetik dengan Suara di Word
    Sumber: pcmag.com

    Teknologi pengetikan dengan suara jelas menarik minat banyak orang karena kepraktisan yang ditawarkan, serta inklusivitas untuk penyandang disabilitas. Karena teknologi masih relatif baru, orang-orang pun masih banyak yang belajar cara yang terbaik untuk mengoperasikan tool ini.

    Coba ikuti beberapa tips berikut agar kamu bisa mengetik dengan lebih leluasa:

    1. Memanfaatkan pengaturan diktasi

    Pengaturan menu Dictate yang ada di Word harus kamu manfaatkan dengan semaksimal mungkin. Kamu bisa mengganti bahasa yang ingin kamu gunakan di sini. Pastikan jika bahasa tersebut adalah bahasa yang bisa kamu lafalkan dengan jelas.

    Selain itu, terdapat fitur Auto Punctuation yang bisa kamu aktifkan. Fitur ini akan menambahkan tanda baca sesuai dengan konteks teksnya secara otomatis. Kamu tidak perlu lagi mendikte Word untuk menambahkan tanda baca secara eksplisit. Akan tetapi, fitur ini hanya tersedia di beberapa bahasa saja.

    Pengaturan diktasi ternyata juga bisa menyensor profanity atau bahasa yang sensitif sifatnya. Nantinya kata yang dianggap sensitif akan diganti dengan tanda bintang (***). Fitur ini bermanfaat untuk transkrip wawancara.

    2. Memperhatikan kata-kata yang ditandai

    Saat mengetik kamu juga perlu memperhatikan kata-kata yang ditandai oleh Word. Biasanya tanda ini akan muncul di bawah kata-kata yang menurut Word mungkin bukan kata yang kamu maksud.

    Kamu perlu memeriksa kata-kata tersebut untuk memastikan akurasi ketikan dengan suara yang kamu buat. Word biasanya akan memberikan saran mengenai kata apa yang benar. Tergantung dari situasimu, terkadang kamu perlu mengganti kata yang diberi tanda tersebut.

    3. Kehati-hatian dalam preview languages

    Terdapat dua jenis bahasa yang didukung oleh Word dalam teknologi pengetikan dengan input suaranya, yaitu Supported Languages dan Preview Languages. Kalau bahasa yang kamu gunakan statusnya supported maka kamu bisa mengharapkan layanan penuh dari teknologi tersebut.

    Akan tetapi kalau bahasa yang kamu gunakan statusnya masih preview, kamu harus mengantisipasi error yang akan sering muncul di dalam penggunaannya. Jika status bahasa masih preview, itu artinya Microsoft masih dalam tahap mengembangkan speech recognition untuk bahasa tersebut.Word merupakan program pemrosesan teks yang sudah kita kenal sejak lama. Fitur-fiturnya sudah berkembang sejak pertama kali dikeluarkan dan akan terus berkembang seiring berjalannya waktu.

    Kamu bisa mengunjungi Microsoftword.id untuk mendapatkan tools lain di program ini selain belajar cara mengetik dengan suara di Word. 

  • Cara Membuat Daftar Pustaka di Word dan Kaidah Penulisan yang Tepat

    Cara Membuat Daftar Pustaka di Word dan Kaidah Penulisan yang Tepat

    Kegiatan tulis-menulis tentu merupakan hal yang sering dilakukan dalam keseharian kita. Namun, bagaimana bila kita dihadapkan dengan keharusan menyusun sebuah tulisan formal, lengkap dengan daftar pustakanya? Tidak semua orang memahami aturan penulisannya, tapi jangan khawatir karena kamu bisa mempelajari cara membuat daftar pustaka di Word.

    Lantas, apa sih sebenarnya pengertian daftar pustaka? Daftar pustaka adalah bagian dari karya tulis yang memuat daftar sumber atau rujukan yang dipakai oleh penulis. Rujukan ini bisa berupa buku, artikel, maupun karya tulis ilmiah. Lalu, dalam karya tulis apa saja daftar sumber ini harus disertakan? Beberapa contoh yang paling umum adalah makalah, laporan penelitian, skripsi, dan buku.

    Nah, kamu masih ingat tugas laporan karya wisata atau laporan percobaan sains saat sekolah dahulu? Apakah dahulu kamu sudah tahu aturan penulisan daftar pustaka atau sekadar menjadikannya sebagai pelengkap laporan?

    Sekarang, mari kita ingat kembali kaidah penulisan serta cara pembuatannya di Word. Dengan daftar pustaka yang tersusun baik sesuai aturan, karya tulismu nantinya akan tampak rapi seperti buatan seorang profesional.

    Mengapa Daftar Pustaka itu Penting?

    Cara Membuat Daftar Pustaka di Word
    Sumber: edu.gcfglobal.org

    Mengapa daftar pustaka harus ada dalam karya tulis? Bukan hanya sekadar pelengkap, bagian ini tentu memiliki fungsi tersendiri sehingga harus disertakan dalam berbagai jenis karya tulis. Lalu, apa saja tujuan dari daftar sumber rujukan ini?

    • Sebagai informasi untuk pembaca

    Fungsi utama dari daftar ini adalah menyampaikan informasi pada pembaca mengenai rujukan yang kita gunakan. Hal ini akan memudahkan pembaca untuk terus menelusuri informasi tertentu yang menarik baginya.

    • Membantu penulisan selanjutnya oleh pembaca

    Detail informasi rujukan juga dapat membantu pembaca yang akan membuat karya tulis dengan topik serupa. Dengan begitu, tema akan dapat dikembangkan dengan lebih mudah. Selain itu, daftar referensi membantu pembaca bisa lebih mendalami materi tersebut. Akhirnya, proses penelitian atau penulisan juga akan berjalan lebih efektif dan efisien karena referensi mudah ditelusuri.

    • Mendukung informasi pada karya tulis

    Pencantuman sumber yang ditulis oleh ahlinya akan menguatkan argumen kita. Pembaca akan tahu bahwa tulisan kita bukan sekedar asumsi pribadi melainkan didasari oleh hasil penelitian ahli yang karyanya sudah dipublikasikan. 

    • Sebagai bentuk apresiasi bagi pengarang

    Pencantuman referensi merupakan salah satu bentuk penghargaan untuk penulisnya. Hal ini juga berarti kamu mengapresiasi pengarang buku, artikel, jurnal, dan sebagainya atas semua upaya mereka untuk menghasilkan suatu karya tulis ilmiah.

    • Menghindari tindakan plagiarisme

    Kamu pasti sudah tahu kan kalau plagiarisme atau penjiplakan adalah perbuatan tercela? Ini juga berlaku dalam dunia tulis menulis. Adanya daftar pustaka juga berfungsi sebagai informasi bahwa kamu menggunakan tulisan lain sebagai rujukan, bukan bahan jiplakan. 

    Mengutip pernyataan ahli tanpa menyertakan kutipan tersebut dalam daftar rujukan bisa dianggap sebagai tindakan plagiarisme.

    • Mendukung kebiasaan membaca

    Ternyata, daftar referensi tidak hanya berfungsi untuk proses penulisan atau penelitian. Lebih jauh lagi, daftar ini membantu menumbuhkan kebiasaan membaca. Tentunya, sumber bacaan haruslah yang dapat dipercaya serta relevan.

    Sekarang sudah tahu kan pentingnya daftar pustaka dalam sebuah karya tulis? Jangan sampai tulisanmu menjadi kurang kredibel karena daftar pustaka lupa disertakan atau juga tampak berantakan. Untuk itu, yuk sekarang kita bahas beberapa aturan dalam menulis daftar pustaka.

    Kaidah-Kaidah Penulisan Daftar Pustaka

    Cara Membuat Daftar Pustaka di Word
    Sumber: edu.gcfglobal.org

    Dalam penulisan sumber informasi, ada beberapa unsur yang harus kamu sertakan. Unsur-unsur tersebut adalah nama pengarang, tahun penerbitan, judul, lokasi terbit, serta nama penerbit. Berikut masing-masing ketentuan penulisannya.

    • Penulisan nama pengarang

    Nama pengarang sumber ditulis dengan cara mencantumkan nama belakang lebih dahulu dengan diikuti tanda koma. Setelah itu, baru kemudian diikuti nama depan. Ingat, gelar akademik tidak perlu disertakan.

    Contoh: Hirata, Andrea.

    Jika sumber ditulis oleh dua orang atau lebih, maka cukup nama penulis pertama yang dibalik. Tambahkan kata ‘dan’ di antara nama penulis kedua dan ketiga.

    Contoh: 

    Sonya, Inggrid dan Jenny Thalia

    Hirata, Andrea. Inggrid Sonya., dan Jenny Thalia.

    Bagaimana jika sumber ditulis oleh lebih dari tiga orang? Aturannya adalah, kamu cukup menulis nama pengarang pertama secara terbalik lalu diikuti keterangan ‘dkk’ yang berarti ‘dan kawan-kawan’.

    Contoh: 

    Hirata, Andrea dkk.

    Lestari, Dewi dkk.

    • Penulisan tahun terbit

    Tahun penerbitan dicantumkan setelah nama pengarang dengan diberi tanda kurung. Perhatikan contoh berikut.

    Contoh: 

    Endah, Alberthiene. (2016).

    Hirata, Andrea.(2006).

    • Penulisan judul

    Unsur ketiga yang ditulis adalah judul sumber yang digunakan. Judul harus ditulis dengan cetakan miring atau italic.

    Contoh: 

    Endah, Alberthiene. (2016). Merry Riana:Mimpi Sejuta Dolar.

    Hirata, Andrea. (2006). Sang Pemimpi. Yogyakarta: Bentang.

    • Penulisan tempat penerbitan

    Selanjutnya, kamu perlu mencantumkan tempat diterbitkannya sumber yang dipakai. Caranya, tuliskan lokasi disertai tanda titik dua.

    Contoh: Endah, Alberthiene. (2016). Merry Riana:Mimpi Sejuta Dolar. Jakarta:

    • Penulisan nama penerbit

    Terakhir, jangan lupa cantumkan nama penerbit.

    Contoh: Endah, Alberthiene. (2016). Merry Riana:Mimpi Sejuta Dolar. Jakarta: Gramedia

    • Penulisan referensi jika buku bukan ditulis oleh perorangan

    Bagaimana aturan penulisan untuk buku yang ditulis oleh institusi? Perhatikan contoh berikut.

    Contoh: New York Health. (2002). Best Practice Guidelines for the Management of Type 2 Diabetes in Children and Adolescents. New York, Old: New York Health.

    Itulah ketentuan dalam membuat daftar pustaka dari sumber berupa buku. Ada juga aturan yang membedakan cara penulisan untuk referensi selain buku. Yuk simak ulasan berikut!

    • Cara penulisan untuk referensi berupa tulisan ilmiah

    Beberapa contoh karya tulis ilmiah adalah skripsi, tesis, disertasi, serta laporan ilmiah. Jika kamu menggunakan tulisan seperti ini sebagai sumber maka aturan untuk penulisan daftar pustaka adalah mencantumkan nama belakang diikuti dengan inisial penulis. Kemudian, masukkan tahun pembuatan tulisan di dalam tanda kurung. Selanjutnya adalah judul karya tulis dan jenisnya (skripsi, tesis, disertasi, atau laporan). Judul dan jenis tulisan dicetak miring. Terakhir, cantumkan program studi, nama perguruan tinggi beserta nama kota.

    Contoh: Alriani, R. (2016). Kedudukan Tokoh Perempuan dalam Naskah Drama “Marsinah Menggugat” Karya Ratna Sarumpaet. Skripsi. Purwokerto: Universitas Jenderal Soedirman.

    • Cara penulisan untuk referensi berupa artikel jurnal

    Untuk sumber berupa jurnal, cantumkan nama pengarang dengan nama belakang diikuti inisial. Lalu, tulis tahun terbit diberi tanda kurung, judul jurnal, keterangan jurnal beserta volume jurnal dengan tulisan miring, serta halaman.

    Contoh: Xie, W. (2015). Japanese “Idols” in Trans-Cultural Reception: The Case of Idol Group AKB48. Visual Post: a Journal for the Study of Past Visual Cultures, 2(1), 40-50.

    • Cara penulisan untuk referensi berupa artikel website

    Berikut merupakan penulisan daftar pustaka untuk artikel internet yang ditulis oleh perorangan.

    Contoh:

    Anwar, I. (2020). Cara dan Panduan Diet Intermittent Fasting Bagi Pemula. Diakses pada 9 Januari 2023, dari https://tirto.id/cara-dan-panduan-diet-intermittent-fasting-bagi-pemula-f7KU 

    • Cara penulisan untuk referensi berupa artikel koran dan majalah

    Hingga saat ini, artikel koran dan majalah merupakan media cetak yang informasinya banyak dikutip untuk menguatkan sebuah tulisan. Bagaimana cara membuat daftar pustaka jika rujukan berupa tulisan di koran dan majalah?

    Pertama, cantumkan nama belakang penulis dan inisial, kemudian tahun terbit diberi tanda kurung, judul artikel dengan tulisan italic, serta lokasi publikasi.

    Contoh:

    Ariwandono, A. (2023, January 9). Angkot Daze: The Complicated History of Indonesia’s Public Transportation. Bandung: The Jakarta Post.

    Marano, H.E. (2008, Maret-April). Making of the Perfectionist. Psychology Today, 90-91.

    Untuk artikel yang diakses melalui internet, harus disertai dengan keterangan ‘diakses dari’ lalu diikuti dengan salinan URL konten tersebut. 

    Contoh: 

    Aqil, A. (2023, Januari 6). Central Java Rainy Season to Peak in January, February. The Jakarta Post. Diakses dari https://www.thejakartapost.com/indonesia/2023/01/05/central-java-rainy-season-to-peak-in-january-february.html 

    • Cara penulisan untuk referensi berupa wawancara

    Jka wawancara yang digunakan sebagai sumber tidak dipublikasikan, maka cantumkan pada bagian catatan kaki. Detail penulisannya adalah seperti berikut:

    Putri Diana, diwawancarai oleh Martin Bashir. 1995. Panorama Interview, BBC.

    Selain itu, ada ketentuan umum dalam penyusunan daftar pustaka, pertama, daftar diurut secara alfabetis dari nama belakang penulis. Jika menggunakan beberapa sumber yang ditulis oleh pengarang yang sama, maka pengurutan didasari oleh tahun penerbitan.

    Cara membuat daftar pustaka di word

    Cara Membuat Daftar Pustaka di Word
    Sumber: servicescape.com

    Nah, setelah mengetahui sederet aturan mengenai penulisan sumber referensi, kita beranjak pada pembahasan tentang cara membuat daftar pustaka di word. Selain cara manual dengan mengikuti kaidah-kaidah yang berlaku, kamu bisa pilih cara otomatis.

    Dengan cara mudah ini, kamu tidak perlu lagi menghapal penggunaan tanda titik, koma, titik dua, serta cetak miring di luar kepala. Koq bisa, bagaimana caranya? Perhatikan langkah-langkah berikut ini.

    1. Pertama, buka program Microsoft Word. Kemudian, klik ‘References’ lalu klik pilihan “Manage Sources’. Nantinya, kamu akan lihat tampilan halaman “Source Manager”.
    2. Setelah halaman tersebut muncul, klik tombol “New” pada menu untuk membuat daftar pustaka.
    3. Kamu akan lihat pop up window yaitu “Create Source”.
    4. Jangan lupa untuk memilih Bahasa Indonesia pada bagian pengaturan Bahasa sebelum mengetik daftar pustaka.
    5. Pada menu “Type of Source”, kamu bisa pilih sumber yang digunakan. Jika sumber berupa buku, maka pilihlah “Book”. Kemudian, kamu akan lihat kolom-kolom yang harus diisi dengan data buku, seperti nama pengarang, judul, tahun terbit, kota terbit, dan nama penerbit. 
    6. Setelah selesai mengisi data buku sumber, langsung klik OK
    7. Pada bagian “Source Manager”, akan tampak penulisan daftar pustaka dari sumber yang kamu masukkan tadi. 
    8. Untuk memasukkan referensi lainnya, cukup tekan tombol “New” yang berada di bawah tab “Edit”.
    9. Jika ingin melihat tampilan daftar pustaka yang sudah dimasukkan, pada tab “References”, pilih “Bibliography” lalu pilih “Insert Bibliography”. Daftar rujukan pun akan langsung tersusun rapi dan berurutan.

    Mudah diikuti, bukan? Sekarang, kamu pun bisa membuat karya tulis yang lebih profesional dengan tampilan daftar pustaka yang sedap dipandang.

    Tidak perlu lagi buru-buru menghubungi jasa pengetikan jika menghadapi tugas membuat tulisan formal. Hanya dengan mengikuti langkah-langkah sederhana cara membuat daftar pustaka di Word, kamu akan mendapatkan halaman daftar referensi yang rapi.

    Untuk mendapatkan lebih banyak kiat-kiat menarik seputar penggunaan program Word, yuk kunjungi Microsoftword.id.

  • 7 Cara Membuka Word yang Terkunci dengan Mudah dan Cepat

    7 Cara Membuka Word yang Terkunci dengan Mudah dan Cepat

    Microsoft Word mengusung sistem keamanan yang memungkinkan pengguna melindungi dokumen dengan password hingga fitur protected view yang dapat melindungi komputer dari file berbahaya. Lantas, bagaimana cara membuka word yang terkunci akibat fitur keamanan ini? Berikut rangkumannya.

    Cara 1: Mengaktifkan Fitur Pengeditan

    Cara Membuka Word yang Terkunci
    Sumber: askvg.com

    Ketika kamu mengunduh dokumen dari internet, biasanya dokumen tersebut akan ditampilkan dalam mode read-only sehingga tidak bisa diedit ketika dibuka di Microsoft Word. Fitur ini berguna untuk melindungi komputermu dari ancaman virus atau malware yang  mungkin saja terkandung dalam file tersebut.

    Selain itu, ada beberapa alasan lain mengapa dokumen secara otomatis ditampilkan dalam mode protected view, di antaranya:

    1. File berupa lampiran Outlook yang pengirimnya dicurigai tidak aman.
    2. File berasal dari lokasi yang tidak aman. Misalnya, file dari folder internet sementara.
    3. File diblokir oleh File Block
    4. File tidak lulus validasi atau terdeteksi bermasalah.
    5. File sengaja dibuka dalam tampilan terproteksi.
    6. File dibuka dari OneDrive milik orang lain.

    Kalau kamu mau mengedit file tersebut, kamu perlu keluar dari mode read-only. Namun sebelum itu, pastikan dokumen tersebut berasal dari sumber yang aman dan tepercaya. Kalau sudah yakin, kamu bisa mengeklik tombol “Aktifkan Pengeditan” yang ada di bilah pesan untuk mulai mengedit.

    Cara 2: Menggunakan Kata Sandi

    Mengenal Jenis Ukuran Kertas di Word
    Sumber: keap.com

    Selain read-only otomatis, Microsoft Word juga mempunyai fitur penguncian dokumen dengan kata sandi untuk mencegah akses tidak sah. Dalam hal ini, kamu harus tahu kata sandi yang digunakan untuk membuka file tersebut.

    Penguncian dokumen dengan kata sandi ini bisa dilakukan melalui dua cara. Pertama, file tersebut dikunci sepenuhnya sehingga harus pakai kata sandi untuk membukanya. Kedua, file tersebut hanya dikunci pengeditannya sehingga masih bisa dibuka, tetapi harus pakai kata sandi untuk mengeditnya.

    Jika kamu tahu kata sandi yang digunakan, tentu membuka file yang terkunci bisa dilakukan dengan mudah. Jadi, ingatlah selalu kata sandi yang kamu buat untuk file tersebut. Atau jika file itu dikunci oleh orang lain, kamu bisa menanyakan kepada pihak yang bersangkutan mengenai apa kata sandi yang digunakan:

    Berikut adalah cara membuka word yang terkunci sepenuhnya menggunakan kata sandi:

    1. Double-click file word yang akan dibuka
    2. Setelah itu, akan muncul pop-up yang memintamu memasukkan kata sandi
    3. Ketikkan kata sandi pada bidang yang disediakan dengan benar, lalu klik OK.
    4. Jika password yang dimasukkan sudah benar, file pun akan terbuka tanpa kendala.

    Jika kamu tidak ingin file tersebut terkunci, kamu bisa menghapus password yang melindungi file tersebut. Ikuti saja langkah-langkah berikut sebagai panduannya:

    1. Buka file yang terkunci dengan memasukkan kata sandi sebagaimana penjelasan di atas
    2. Setelah file berhasil dibuka, klik menu File. Lalu, pilih Info
    3. Klik ikon Lindungi Dokumen/Protect Document
    4. Pilih Enkripsikan dengan Kata Sandi/Encrypt with Password
    5. Hapus kata sandi pada bidang yang disediakan, lalu klik OK
    6. Simpan dokumen tersebut, bisa melalui CTRL+S atau klik ikon Simpan
    7. Berhasil, kini dokumen tersebut tidak lagi dilindungi oleh kata sandi.

    Berikut adalah cara membuka dokumen yang terkunci pengeditannya.

    1. Buka dokumen seperti biasa
    2. Dokumen akan terbuka, tetapi tidak bisa diedit
    3. Klik Menu Peninjauan/Review
    4. Klik Ikon Lindungi/Protect
    5. Pilih Larang Pengeditan/Restrict Editing
    6. Klik Hentikan Perlindungan/Stop Protection
    7. Masukkan kata sandi dengan benar, lalu pilih OK
    8. Berhasil, kini dokumen pun dapat diedit.
    9. Pastikan kamu menyimpan dokumen sebelum menutupnya. Jika tidak disimpan, dokumen akan terkunci lagi saat dibuka kembali.

    Cara 3: Salin Seluruh Isi Dokumen ke File Baru

    Mengenal Jenis Ukuran Kertas di Word
    Sumber: voi.id

    Bagaimana jika kamu tidak tahu kata sandi dokumen yang terkunci? Selama dokumen tersebut bisa dibuka, ada beberapa trik yang bisa kamu lakukan agar file tersebut dapat diedit. Namun ini hanya berlaku untuk dokumen yang terkunci pengeditannya, bukan terkunci secara keseluruhan sehingga tidak bisa dibuka.

    Salah satu cara yang bisa kamu terapkan adalah dengan meng-copy seluruh isi dokumen, lalu paste-kan ke dokumen baru. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa mengikuti stepstep berikut.

    1. Buka dokumen yang terkunci dan tidak bisa diedit.
    2. Setelah terbuka, salin semua isi dokumen tersebut. Bisa melalui CTRL+A, lalu CTRL+C
    3. Kemudian, buka dokumen baru. Bisa melalui menu File, lalu pilih Baru/New
    4. Setelah dokumen baru terbuka, tempelkan teks yang kamu salin tadi ke dokumen baru tersebut. Bisa melalui CTRL+V
    5. Isi dokumen berhasil tersalin
    6. Kamu bisa melakukan pengeditan pada file baru ini
    7. Jangan lupa untuk menyimpan file setelah selesai mengedit

    Jika memakai cara ini, kamu masih harus  melakukan penyesuaian agar file tersebut sama seperti file aslinya. Misalnya kamu dapat mengatur ukuran kertas, margin, dan lain sebagainya. Biar bagaimana pun dokumen yang dapat ini merupakan file baru, sedangkan file aslinya tetap tidak bisa diedit.

    Setelah mengetahui cara di atas, mungkin timbul pertanyaan, bagaimana jika menggunakan fitur Save As, alih-alih meng-copy isi dokumen secara manual? Setelah kami melakukan pengujian, sayangnya cara tersebut tidak berhasil. File salinan melalui Save As tidak bisa diedit, bahkan setelah mengubah ekstensi file sekali pun.

    Cara 4: Menggunakan WordPad

    Mengenal Jenis Ukuran Kertas di Word
    Sumber: thewindowsclub.com

    Pada bagian sebelumnya, telah disinggung bahwa Save As tidak bisa digunakan untuk mengatasi dokumen yang tidak bisa diedit. Sebenarnya, cara tersebut bisa saja berhasil tetapi harus dikombinasikan dengan trik lain, yaitu menggunakan WordPad.

    WordPad sendiri merupakan program pengolah kata seperti Microsoft Word, tetapi dengan fitur yang lebih minimalis. Bisa dikatakan, WordPad mempunyai fitur yang lebih kaya dibandingkan Notepad, tetapi lebih simple dan terbatas daripada Microsoft Word.

    WordPad merupakan aplikasi bawaan Windows sehingga secara otomatis terinstal jika kamu menggunakan sistem operasi ini. Nah, berikut adalah cara membuka word yang terkunci menggunakan WordPad.

    1. Buka dokumen yang terkunci menggunakan Microsoft Word
    2. Setelah terbuka, klik menu File
    3. Pilih Simpan Sebagai/Save As
    4. Tentukan folder atau lokasi penyimpanan
    5. Pada Save As Type, pilih Rich Text Format
    6. Klik Simpan/Save, lalu tutup dokumen tersebut
    7. Buka aplikasi WordPad. Kamu bisa memanfaatkan fitur pencarian Windows untuk mencari aplikasi ini
    8. Setelah aplikasi WordPad terbuka, klik menu File pada aplikasi tersebut, lalu pilih Open
    9. Cari di mana file yang telah kamu simpan tadi
    10. Jika sudah ketemu, klik dokumen tersebut, lalu klik Buka/Open
    11. Setelah dokumen terbuka di WordPad, klik ikon Save atau tekan tombol CTRL+S untuk menyimpan dokumen. Setelah itu, tutup dokumen tersebut
    12. Cari file yang telah disimpan tadi di File Explorer
    13. Setelah ketemu, klik kanan file tersebut. Lalu, pilih Open with. Kemudian, pilih Microsoft Word
    14. Berhasil, file terbuka di Microsoft Word dan bisa diedit. Namun, file ini masih berformat .rtf. Kamu bisa mengubahnya menjadi word document (DOCX) dengan menggunakan Save As sekali lagi.

    Cara 5: Menggunakan Google Docs

    Selain melalui WordPad, kamu juga bisa memanfaatkan Google Docs untuk membuka file word yang terkunci dan tidak bisa diedit. Namun jika ingin menggunakan cara ini, kamu membutuhkan akun Google dan koneksi internet. Jika kedua hal tersebut telah disiapkan, ikuti langkah-langkah adalah berikut.

    1. Buka Google Docs di Browser. Lalu, lakukan login.
    2. Setelah berhasil masuk ke dashboard Google Docs, klik ikon Folder.
    3. Pilih Upload. Lalu, klik Browse
    4. Pilih file word terkunci yang ingin kamu unggah. Lalu, pilih Open
    5. File word pun akan terbuka di Google Docs tanpa terkunci sehingga dapat diedit. Namun, jika kamu ingin mengeditnya menggunakan Microsoft Word, kamu perlu mengunduhnya terlebih dahulu.
    6. Untuk mengunduh, klik menu File. Lalu pilih Download.
    7. Akan muncul beberapa pilihan format file seperti DOCX, RTF, dan lain-lain. Silakan pilih format yang kamu inginkan. File pun akan ter-download di komputermu. 

    Sebagai informasi, kami telah mencoba mengunduh file Google Docs tersebut dalam format DOCX. Namun, ketika file dibuka menggunakan Microsoft Word 2021, ternyata file unduhan tersebut terkunci dan tidak bisa diedit. Beda halnya saat kami mencoba mengunduhnya sebagai dokumen RTF, ternyata file tersebut bisa di buka di Word 2021 tanpa terkunci.

    Cara 6: Menggunakan Visual Basic

    Dikutip dari Passper iMyFone, dokumen yang terkunci oleh password dapat diatasi dengan menggunakan Microsoft Visual Basic. Namun, cara ini hanya dapat diterapkan jika kata sandi yang digunakan terdiri dari 3 karakter atau kurang. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

    • Buat dokumen kosong di Word
    • Tekan Alt+F11 pada keyboard untuk membuka Microsoft Visual Basic
    • Setelah terbuka, klik Insert. Lalu, pilih Module
    • Masukkan kode berikut ke dalam Module:
    Sub test()Dim i As Longi = 0Dim FileName As StringApplication.FileDialog(msoFileDialogOpen). TampilkanFileName = Application.FileDialog(msoFileDialogOpen). SelectedItems(1)ScreenUpdating = FalseLine2: On Error GoTo Line1 Documents.Open FileName, , True, , i & “” MsgBox “Password is “& i Application.ScreenUpdating = TrueExit Sub Line1: i = i+ 1ResumeLine2ScreenUpdating = TrueEnd Sub
    • Tekan F5 untuk menjalankan kode tersebut
    • Cari file word yang terkunci di File Explorer, lalu Buka. Kemudian, file pun akan terbuka dalam mode read-only, dan kata sandinya akan ditampikan dalam kotak kecil.

    Cara 7: Menggunakan Notepad

    Kamu bisa membuka dokumen yang tidak bisa diedit dengan menyimpannya sebagai file XML, lalu memodifikasinya melalui Notepad. Untuk lebih jelasnya, ikuti panduan berikut.

    1. Buka file word yang terkunci pengeditannya.
    2. Setelah terbuka, klik menu File. Lalu, pilih Save As.
    3. Pada Save as Type, pilih Word XML Document. Kemudian, tutup Microsoft Word.
    4. Buka File Explorer, lalu cari file XML yang baru saja kamu buat.
    5. Setelah ketemu, klik kanan file tersebut. Lalu, pilih Open with. Kemudian, pilih Notepad.
    6. Setelah dokumen terbuka di Notepad, tekan tombol CTRL+F untuk memunculkan kotak pencarian.
    7. Ketikkan kata “enforcement” pada kotak pencarian. Lalu, tekan Enter
    8. Kamu akan menemukan kode w: enforcement=”1″  atau w: enforcement=”on”
    9. Ganti angka 1 tersebut dengan angka 0, atau ganti on menjadi off
    10. Simpan file XML tersebut, lalu tutup aplikasi
    11. Buka File Explorer, lalu temukan file XML yang telah kamu ubah tersebut
    12. Jika sudah ketemu, buka file tersebut menggunakan Microsoft Word
    13. Setelah file terbuka, klik menu File. Lalu, pilih Save As.
    14. Beri nama file. Lalu, pilih Word Document (DOCX) pada Save as Type
    15. Jika sudah, klik ikon Save atau tekan CTRL+S
    16. Berhasil, kini file DOCX tersebut bisa dibuka dan diedit dengan mudah tanpa password.

    Itulah tujuh cara membuka word yang terkunci, baik karena mode protected view otomatis maupun karena dilindungi password. Jika satu cara di atas ternyata tidak berhasil, kamu bisa mencoba cara lainnya sampai bisa.

  • Cara Membuat Daftar Isi di Word, Manual dan Otomatis

    Cara Membuat Daftar Isi di Word, Manual dan Otomatis

    Mulai dari buku pelajaran, makalah, skripsi, peta, majalah, dan masih banyak lagi, pasti memiliki daftar isi. Daftar isi memudahkan pembaca untuk mengintip apa saja pokok-pokok bahasan dalam suatu buku. Bisa dibilang, daftar isi seperti kompas penunjuk arah.

    Buat kamu yang juga sedang membuat karya tulis dan harus membuat daftar isi, cara membuat daftar isi di Word sebenarnya cukup mudah. Kamu bisa melakukannya secara manual maupun secara otomatis. Dalam pembahasan kali ini, Microsoftword.id akan menjelaskan pengertian dan fungsi daftar isi, serta cara membuat daftar isi di Word dengan mudah dan rapi.

    Pengertian Daftar Isi di Word

    Cara Membuat Daftar Isi di Word
    Sumber: support.microsoft.com

    Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, daftar isi diartikan sebagai lembar halaman yang menjadi petunjuk pokok isi buku beserta nomor halaman. Jadi, daftar isi memuat bab-bab yang dijelaskan dalam buku, beserta di halaman nomor berapakah pembaca dapat menemukan bab tersebut.

    Daftar isi yang baik dan benar haruslah mencantumkan semua materi di awal pembahasan, konten utama, dan materi penutup, termasuk di dalamnya judul dan nomor halaman dari semua bab dan daftar pustaka.

    Daftar isi yang baik dan benar juga harus memudahkan pembaca. Sederhana, tapi informatif. Daftar isi harus seratus persen akurat, mencantumkan semua hal yang ada di buku atau makalah mulai dari kata pengantar sampai penutup.

    Dalam makalah dan karya ilmiah, daftar isi dituntut harus benar dan rapi. Beberapa institusi pendidikan bahkan memiliki pakem format daftar isi sendiri. Hal ini untuk memastikan semua karya ilmiah mereka menggunakan struktur daftar isi yang sama.

    Pada skripsi atau tulisan ilmiah, daftar isi bukan sekedar formalitas akademik. Daftar isi membantu penguji atau pembaca memahami topik kamu dan bagaimana kamu menyajikannya. Dari daftar isi tersebut, kesalahan kecil dapat secara cepat terdeteksi.

    Fungsi Daftar Isi di Word

    Cara Membuat Daftar Isi di Word
    Sumber: free-power-point-templates.com

    Daftar isi sangatlah penting. Fungsi yang pertama adalah memudahkan pembaca menemukan topik tertentu dalam karya tulis kamu yang diperinci dalam bentuk bab atau sub-bab. Fungsi kedua adalah membantu penulis itu sendiri.

    Daftar isi dapat membantu penulis mengatur apa yang sedang mereka tulis dan memilah pembahasan-pembahasan tertentu sehingga topik paling penting tidak terabaikan. Daftar isi juga mampu membantu mengelola ekspektasi pembaca terhadap karya tulis atau makalah dari awal.

    Dalam menulis daftar isi, kamu harus terlebih dahulu menulis judul dan nama bab dari makalah penelitian atau karya tulis lain dalam urutan kronologis. Setelah menulis bab dan sub bab dalam makalah, kamu selanjutnya menulis nomor halaman yang sesuai dengan bab dan sub bab yang sudah urut tadi.

    Daftar isi umumnya diletakkan tepat di halaman depan makalah atau karya ilmiah. Setelah halaman judul dan ucapan terima kasih, barulah daftar isi. Daftar isi harus berada di halaman sebelum kata pengantar tulisan. Kamu dapat dengan mudah mengatur daftar isi di Microsoft Word. 

    Cara Membuat Daftar Isi di Word

    Cara Membuat Daftar Isi di Word, Mudah dan Rapi
    Sumber: it.nmu.edu

    Setelah tahu pengertian daftar isi serta fungsinya, berikut ini Microsoftword.id akan memberikan langkah-langkah mudah cara membuat daftar isi di Word. Ada dua cara yang bisa kamu gunakan sebagai berikut:

    Cara Membuat Daftar Isi Secara Manual

    Cara membuat daftar isi di Word yang pertama adalah dengan cara manual. Kelebihan menggunakan cara manual adalah pengerjaannya cukup mudah. Sebaiknya hanya gunakan cara ini apabila bab atau halaman dalam makalah kamu tidak terlalu banyak. Berikut langkah-langkahnya:

    1. Buka halaman baru di Word pada komputer atau laptop kamu. Pastikan pada halaman Word yang terbuka, terdapat garisan atau ruler di bagian atas.
    2. Apabila belum ada, maka masuk ke menu View di bagian menu bar paling atas dan pilih Ruler. Centang kotak di samping tulisan Ruler dengan meng-klik satu kali.
    3. Selanjutnya, masukkan daftar isi mulai dari halaman judul, kata pengantar, daftar isi, bab pendahuluan, pembahasan, hingga bab akhir yaitu penutup. 
    4. Setelah selesai, klik ikon Paragraph.
    5. Selanjutnya, akan muncul dialogue box Paragraph. Klik Tabs di bagian kiri bawah.
    6. Langkah selanjutnya adalah mengatur jendela tabs. Pada dialogue box Tabs yang muncul, Tab Stop Position harus sesuai dengan baris judul yang ada di daftar isi. Untuk Alignment, klik Left dan Leader klik angka 2. 
    7. Setelah itu, OK.
    8. Kemudian, kamu tinggal menekan tombol Tab pada keyboard dan secara otomatis akan muncul garis titik-titik dengan jarak yang sudah di-setting tadi.
    9. Setelah garis titik-titik selesai, kamu tinggal memberikan nomor halaman di bagian akhir titik-titik tadi. Selesai.

    Kamu bisa menyelesaikan membuat garis putus-putus terlebih dahulu, baru menambahkan nomor halaman. Atau, kamu juga bisa membuat garis titik-titik pada satu bagian dan langsung mengetikkan nomor halaman di belakangnya.

    Cara Membuat Daftar Isi Otomatis

    Cara membuat daftar isi di Word secara otomatis bisa membuat daftar isi kamu terlihat lebih rapi dan membuatnya pun lebih mudah dan cepat. Dengan membuat secara otomatis, kamu tidak perlu membuat garis titik-titik per baris dan tidak pula harus menulis nomor halaman satu per satu.

    Berikut langkah-langkahnya:

    1. Buka halaman kosong di Microsoft Word, tempat untuk daftar isi yang akan kamu buat.
    2. Pada halaman tersebut, ketik judul dan sub judul yang ada di dalam makalah.
    3. Selanjutnya, sorot judul atau sub judul dengan cara klik tiga kali atau gunakan Select.
    4. Pilih Heading untuk membedakan antara judul dan sub judul. Pilih Heading 1 untuk judul, Heading 2 untuk sub judul, Heading 3 untuk sub sub judul, dan seterusnya.
    5. Ada cukup banyak pilihan style yang tersedia. Pilih yang sesuai dengan kebutuhan.
    6. Lakukan hal yang sama untuk judul dan sub judul di bab-bab yang lain. Lakukan dengan meng-klik pilihan Heading di menu bar atas dan hindari untuk mengaturnya secara manual. Hal ini agar nantinya Word dapat mendeteksi secara otomatis judul-judul pada tiap-tiap bab kamu.
    7. Setelah semua judul dan sub judul diatur sesuai pengaturan Heading pada Word, selanjutnya adalah masuk ke halaman kosong yang telah kamu siapkan untuk daftar isi tadi.
    8. Seperti telah disebutkan di atas, daftar isi diletakkan setelah halaman judul dan kata pengantar. Apabila kamu belum membuat halaman kosong sebelum pembahasan makalahmu, pilih menu Insert di menu bar bagian atas.
    9. Selanjutnya, klik Blank Page. Halaman baru yang kosong akan muncul.
    10. Untuk membuat daftar isi, masuk ke menu References di menu bar paling atas, di sebelah Insert.
    11. Kemudian, klik Table of Contents
    12. Akan muncul beberapa opsi format daftar isi yang bisa kamu pilih. Ada Manual Table, Automatic Table 1, dan Automatic Table 2.
    13. Saat kamu memilih satu dari format tadi, maka secara otomatis Word akan menampilkan daftar isi pada halaman aktif.

    Nah, proses membuat daftar isi sudah selesai. Bagaimana jika kamu hendak melakukan perubahan atau kamu perlu mengoreksi daftar isi yang sudah ada? Kamu pun bisa secara cepat dan otomatis melakukan perubahan.

    Pada daftar isi kamu, klik opsi Update Table yang muncul. Ada dua pilihan yang bisa kamu pilih, yakni Update page numbers only dan Update entire table. Apabila kamu harus mengoreksi nomor halaman saja, maka klik di bagian Update page numbers only.

    Namun, untuk memperbaiki seluruh daftar isi, mulai dari nomor halaman dan judul maupun sub judul, maka pilih Update entire table.

    Setelah selesai memperbaiki isi daftar isi, selanjutnya adalah menyesuaikan daftar isi dengan format tulisan. Hal ini tentu agar antara daftar isi dan keseluruhan makalah kamu konsisten. Untuk mengubahnya, blok atau sorot semua tulisan yang ada di dalam daftar isi.

    Selanjutnya, pada menu Home, sesuaikan jenis dan ukuran font. Cek kembali apakah daftar isi sudah sesuai dengan isi makalah kamu. Pastikan juga semua format sudah rapi dan sesuai. Apabila sudah benar, simpan dokumen yang sudah kamu kerjakan dengan memilih ikon Save atau langsung tekan Ctrl+S.

    Cara Membuat Daftar Isi Otomatis di macOS

    Buat kamu yang menggunakan macOS, membuat daftar isi secara otomatis juga cukup cepat dan mudah. Berikut ini caranya:

    1. Letakkan kursor pada halaman yang akan menjadi tempat untuk daftar isi.
    2. Klik menu References, kemudian Table of Contents.
    3. Pilih Automatic Table of Contents dari pilihan.
    4. Walaupun memilih Automatic Table of Contents, kamu masih bisa mengganti font, jumlah sub judul, atau ukuran font pada daftar isi.
    5. Pastikan setiap judul pada dokumen kamu di-setting menggunakan Heading 1 dan sub judul dengan Heading 2.
    6. Untuk memilih Heading, pilih Home di menu bar bagian atas.
    7. Selanjutnya, pilih Heading 1.

    Dibandingkan membuat daftar isi secara manual, membuatnya daftar isi secara otomatis memiliki banyak kelebihan. Kelebihan membuat daftar isi secara otomatis adalah:

    1. Daftar isi hasilnya lebih rapi dan jelas. Dengan begini, pembaca akan lebih mudah membaca tulisan kamu.
    2. Dibandingkan membuat secara manual, cara otomatis jauh lebih cepat. Hal ini karena kamu tidak perlu mengecek setiap halaman satu per satu, untuk kemudian dimasukkan ke dalam daftar isi.
    3. Microsoft Word telah memberikan kemudahan dengan beberapa template atau format daftar isi yang bisa kamu pilih. Sayang sekali kalau kamu tidak menggunakan fitur yang tersedia ini.
    4. Keuntungan lain dari cara membuat daftar isi di Word secara otomatis adalah daftar isi akan secara otomatis berubah dan mengikuti nomor halaman judul atau sub judul yang baru.

    Cukup mudah dan sederhana, bukan? Itu tadi dua cara membuat daftar isi di Word yang bisa kamu aplikasikan. Apabila cara manual membuatmu lebih nyaman, maka kamu dapat memilih cara tersebut.

    Namun, cara membuat daftar isi secara otomatis tentu lebih cepat dan akurat. Untuk tahu lebih banyak info mengenai Microsoft Word, kunjungi Microsoftword.id. Di sini, kamu bisa mempelajari cara membuat table di Word, cara menghitung kata di Word, cara memiringkan tulisan di Word, dan masih banyak lagi.

  • Berbagai Cara Mudah dan Praktis Membuat Garis Bawah di Word

    Berbagai Cara Mudah dan Praktis Membuat Garis Bawah di Word

    Microsoft Word menjadi perangkat lunak pengolah kata yang paling banyak digunakan di seluruh dunia. Ada beberapa fungsi di Word semisal membuat tabel, menulis paragraf, dan lain sebagainya. Kemudian ada fungsi lain yang mungkin sebagian dari kamu belum pernah menggunakannya. Sebagai contoh, cara membuat garis bawah di Word

    Kebanyakan dari kamu mungkin hanya mengenal fungsi Underline atau Ctrl+U dan Bottom Border. Tapi, tahukah kamu bahwa membuat garis horizontal di Word bisa dilakukan dengan banyak variasi dan cara, lho! Penasaran? Yuk, simak artikel ini sampai habis.

    Menggarisbawahi Kata dan Spasi 

    Cara Mudah Membuat Garis Bawah di Word
    Sumber : Nanda Hero

    Untuk pembahasan mengenai cara membuat garis bawah di Word, kita mulai dengan menggarisbawahi kata dan spasi di antaranya. Beberapa cara yang bisa kamu lakukan adalah:

    Menggarisbawahi kata dan spasi di antaranya

    1. Pilih teks yang akan kamu garis bawahi. 
    2. Pilih menu Home/Beranda.
    3. Klik tanda huruf U besar dengan garis di bawahnya.
    4. Atau, kamu bisa menekan Ctrl+U.

    Menggarisbawahi kata-kata tanpa spasi di antaranya

    1. Block teks yang ingin kamu garis bawahi.
    2. Masuk ke Home/Beranda dan pilih Peluncur di dialog Font.
    3. Kamu juga bisa langsung menekan Ctrl+D.
    4. Akan muncul kotak dialog Font. Pilih Font di menu atas.
    5. Pada Underline Style/Gaya, klik panah bawah untuk memunculkan berbagai pilihan.
    6. Pilih Words Only.

    Mengubah gaya dan warna garis bawah

    1. Block teks yang ingin kamu garis bawahi.
    2. Masuk ke Home/Beranda dan pilih Peluncur di dialog Font.
    3. Atau, langsung tekan Ctrl+D.
    4. Akan muncul kotak dialog Font. Pilih Font di menu atas.
    5. Pada Underline Style/turun bawah Gaya, klik panah bawah untuk memunculkan pilihan gaya yang tersedia.
    6. Pilih Font Color/Warna dan Underline Style/Gaya sesuai kebutuhan kamu.

    Menggunakan garis bawah ganda

    1. Pilih teks yang akan kamu garis bawahi. 
    2. Masuk ke Home/Beranda.
    3. Klik Peluncur di dialog Font atau Ctrl+D.
    4. Pilih Font pada dialog Font yang muncul.
    5. Klik panah bawah, kemudian pilih garis bawah ganda pada daftar turun.

    Menggarisbawahi spasi kosong

    Membuat garis bawah pada spasi kosong bisa dilakukan dengan menekan Shift+tanda hubung (-). Hanya saja, saat kamu hendak menambahkan tulisan, garis bawah tadi akan sulit untuk diatur. 

    Sedangkan menggunakan Shift+tanda hubung (-) tiga kali atau lebih untuk pilihan Format Otomatis guna mengganti karakter garis bawah ke garis batas yang aktif, mungkin juga bukan cara tepat. Karena, garis bawah nantinya akan terbentang lebar sepanjang paragraf.

    Jadi, sebaiknya gunakan tombol Tab dan memakai pengaturan garis bawah pada karakter tab. Cara ini terutama cocok untuk dokumen yang hendak dicetak. 

    Menggarisbawahi spasi kosong untuk file Word yang di-print

    Cara membuat garis bawah di Word untuk spasi kosong pada dokumen yang akan dicetak adalah, pertama, masuk ke Home/Beranda dan pilih Perlihatkan/Sembunyikan ¶. Ini supaya kamu bisa melihat bagian spasi dan di mana tab berhenti.

    Selanjutnya, tekan tombol Tab. Pilih karakter tab yang akan digarisbawahi. Selanjutnya, lakukan seperti langkah di atas, yaitu masuk ke dialog Font dengan Ctrl+D dan pilih Underline Style/Gaya garis bawah yang tersedia.

    Menghapus garis bawah

    Langkah menghapus garis horizontal dari teks maupun spasi cukup mudah. Tinggal pilih teks dan spasi yang memiliki garis bawah tadi, kemudian tekan Ctrl+U. Tekan tekan Ctrl+U dua kali untuk menghapus gaya garis horizontal.

    Pilihan Cara Membuat Garis Lurus di Word

    Cara Mudah Membuat Garis Bawah di Word
    Sumber : Popmama

    Cara membuat garis bawah di Word lainnya bisa dilakukan dengan karakter tertentu. Beberapa karakter ini di antaranya underline atau garis bawah (___), hyphen (—), dan lainnya. Berikut karakter yang bisa kamu gunakan

    Membuat Garis Horizontal dengan Menggunakan Karakter Min (-)

    1. Letakkan kursor tepat di mana garis bawah mau kamu buat.
    2. Kemudian ketik karakter min (-) pada keyboard sebanyak tiga kali, kemudian Enter.
    3. Berikutnya, kamu pun akan menemukan garis horizontal potong di sepanjang teks pada halaman Word.

    Membuat Garis Horizontal dengan Menggunakan Karakter Underscore (_)

    1. Letakkan kursor pada tempat garis bawah akan dibuat.
    2. Ketik karakter underscore (_) tiga kali di keyboard, diikuti dengan Enter.
    3. Akan terbentuk garis bawah tebal di sepanjang teks pada lembar kerja kamu.

    Membuat Garis Horizontal dengan Menggunakan Karakter Sama Dengan (=)

    1. Letakkan kursor pada tempat garis bawah akan dibuat.
    2. Ketik karakter sama dengan (=) tiga kali di keyboard, kemudian Enter.
    3. Garis bawah yang terbentuk adalah garis rangkap dua panjang.

    Membuat Garis Horizontal dengan Menggunakan Karakter Bintang (*)

    1. Tempatkan kursor di mana garis bawah hendak dibuat.
    2. Ketik karakter bintang (*) pada keyboard tiga kali dan Enter.
    3. Berikutnya, kamu akan menemukan garis putus-putus tebal sepanjang teks.

    Membuat Garis Horizontal dengan Menggunakan Karakter Pagar (#)

    1. Klik kursor pada bagian yang perlu garis bawah.
    2. Pada keyboard, ketik karakter pagar (#) sebanyak tiga kali, kemudian Enter.
    3. Setelah itu, kamu pun akan menjumpai garis horizontal rangkap tiga dengan garis di tengah lebih tebal.

    Membuat Garis Horizontal dengan Menggunakan Karakter Cacing (~)

    1. Tempatkan kursor di mana garis bawah hendak dibuat.
    2. Ketik karakter cacing (~), yaitu di sebelah kiri tombol angka satu (1), sebanyak tiga kali dan Enter.
    3. Nantinya, akan muncul garis bawah cantik berbentuk susunan segitiga tipis. 

    Membuat Garis Horizontal dengan Menggunakan Menu Border

    1. Letakkan kursor tepat di mana garis bawah mau kamu buat.
    2. Pada menu Home, pilih Borders
    3. Klik panah kecil ke bawah dan pilih Bottom Border.
    4. Garis horizontal akan langsung muncul di mana kursor tadi berada.

    Itu tadi beberapa cara membuat garis bawah di Word. Cepat dan mudah, kan? Garis bawah tidak harus selalu monoton. Kamu bisa memilih gaya dan warna sesuai kebutuhan. Selamat mencoba. Untuk tahu lebih banyak tentang Microsoft Word, kunjungi Microsoftword.id.

  • 4 Cara Translate di Word Tanpa Translator

    4 Cara Translate di Word Tanpa Translator

    Bagi kamu yang memiliki dokumen Word dengan bahasa yang berbeda, tetapi keterampilan bahasa kamu sedikit melempem, kamu mungkin mencari alat terjemahan atau translator untuk menerjemahkannya dengan. Padahal, kamu bisa menerjemahkan dokumen dengan mudah di dalam Word itu sendiri. Begini cara translate di Word!

    Menerjemahkan Selected Text di Word

    Cara Translate di Word
    Sumber : Republika

    Cara pertama yang bisa kamu lakukan adalah menggunakan fitur translate yang tersedia di Word edisi 2013 ke atas. Dengan fitur ini, kamu bisa translate kata atau blok teks tertentu yang kamu pilih. Metode ini mengharuskan perangkat kamu tersambung dengan internet, serta mengizinkan syarat dan ketentuan yang berlaku. 

    Kamu bisa mengakses fitur terjemahan teks terpilih ini dengan mengikuti langkah-langkah berikut:

    1. Buka dokumen kamu di Microsoft Word, lalu pilih teks yang ingin kamu terjemahkan dengan blok teks tersebut menggunakan kursor. 
    2. Setelah itu pergi ke toolbar, lalu cari “Review”.
    3. Dalam menu tersebut ada opsi “Language”, klik tombol panah bawah lalu akan muncul pilihan “Translate”.
    4. Opsi translate memberikan tiga layanan, pilih opsi “Translate Selected Text”.
    5. Setelah muncul pop up syarat dan ketentuan, klik tombol “Yes” untuk memunculkan menu “Research” pada sidebar sebelah kanan.
    6. Biasanya, Word dapat melacak  bahasa sdsl dari dokumen kamu, jadi kamu cuma perlu memilih bahasa target sesuai kebutuhan terjemahan kamu. 
    7. Agar pop up tidak muncul lagi, Anda bisa centang kotak “Don’t show again”.
    8. Masukkan bahasa target, misalnya Bahasa Indonesia.
    9. Klik tombol panah lalu tunggu hingga proses penerjemahan berhasil.
    10. Setelah proses penerjemahan selesai, klik “Sisipkan” untuk menyisipkan teks terjemahan ke dalam dokumen kamu.
    11. Jika sudah, klik tombol X di panel terjemahan untuk menutupnya.

    Menerjemahkan Dokumen Secara Menyeluruh di Word 

    Cara Translate di Word
    Sumber : Kompas

    Selain sebagian teks, Word juga menyediakan fitur yang memungkinkan kamu menerjemahkan satu dokumen ke bahasa yang kamu inginkan. Aspek hebat dari fitur Word ini adalah tidak akan menimpa dokumen asli kamu. Tetap apa adanya, sementara Word membuat dokumen baru untuk versi terjemahan kamu. 

    Jadi, kamu tetap bisa mempertahankan file asli. Cara translate di Word ini cukup mudah, kamu bisa ikuti langkah di bawah ini:

    1. Buka file dokumen Word, pilih tab “Review” dan cari  menu “Language”, untuk mengaktifkan opsi “Translate”.
    2. Bedanya untuk opsi yang tersedia kini kamu harus pilih “Translate Document”.
    3. Kemudian, kamu akan melihat panel “Translation Language Option” muncul.
    4. Pilih bahasa sumber dan target untuk dokumen Anda. Kemudian klik “Translate” untuk mulai menerjemahkan.
    5. Klik tombol “Ok” lalu tunggu hingga proses penerjemahan berhasil.
    6. Selanjutnya, aplikasi akan secara otomatis menciptakan dan membuka dokumen baru berisi teks yang sudah di-translate untuk kemudian bisa kamu simpan.

    Menerjemahkan Sebagian Paragraf dengan Mini Translator

    Cara Translate di Word
    Sumber : Husnuls 492

    Cara translate di Word ini sebenarnya hampir sama dengan cara menerjemahkan dokumen secara keseluruhan. Bedanya, fungsi dari mini translator adalah menerjemahkan sebagian paragraf yang kamu pilih, dengan proses yang lebih cepat! Untuk cara ini, kamu hanya perlu ikuti beberapa langkah ini.

    1. Buka toolbar “Review” lalu cari menu “Language”.
    2. Klik tombol panah bawah, lalu pilih menu “Translate”.
    3. Pada menu tersebut ada 3 opsi, pilih opsi terbawah atau yang bertuliskan “Mini Translation”.
    4. Setelah muncul panel “Translation Language Option”, pilih bahasa tujuan yang ada pada tab paling bawah atau tab “Mini Translation
    5. Jika sudah memilih satu bahasa yang kamu inginkan, klik tombol “Ok” untuk melanjutkan proses penerjemahan dilakukan.
    6. Pilih paragraf yang ingin kamu terjemahkan.
    7. Lalu tunggu hingga proses berhasil.

    Translate Dokumen Word Melalui Google Docs

    Meskipun Google Docs adalah office suite terpisah, kamu juga bisa menggunakannya untuk membuka dan bekerja dengan dokumen Word kamu. Google Documents memiliki fitur terjemahan yang bisa kamu gunakan dengan file Word yang diunggah. Selain itu, Google Docs juga memungkinkan kamu menyimpan versi terjemahan ke komputer kamu.

    1. Buka browser kamu, lalu di tab baru buka Google Docs atau klik https://docs.google.com/. Sebelum itu, pastikan kamu sudah login ke Google Docs menggunakan email yang aktif dan beserta password-nya, ya.
    2. Klik ikon bergambar folder yang ada di sisi kanan, lalu pilih menu “Upload”.
    3. Kamu bisa drag file kamu ke dalam kotak panel atau klik “Browse” untuk mencari dokumen Word kamu di penyimpanan komputer. 
    4. Jika sudah terbuka di Gdocs, silahkan klik menu “Tools” yang ada di menu toolbar dan pilih “Translate document”.
    5. Masukkan nama file baru untuk nantinya menyimpan dokumen terjemahan, pilih bahasa target.
    6. Klik “Translate”.
    7. Selesai, deh! Dokumen translate yang baru akan terbuka di tab baru. 
    8. Jika kamu ingin menyimpannya dalam format Word, klik menu File, klik Download, pilih opsi Ms Word.

    Cara Mengaktifkan Menu Translate di Word

    Untuk menggunakan ketiga cara translate di Word tersebut, kamu harus memiliki lisensi berlangganan resmi. Jadi, jika Word yang kamu instal adalah aplikasi bajakan, kemungkinan besar tidak akan mendukung fitur auto translate dari Microsoft.

    Fitur auto translate sendiri tersedia untuk berbagai aplikasi microsoft, seperti Word, Excel, Outlook, dan juga PowerPoint. Bahkan, menu ini sudah kompatibel dengan berbagai perangkat khususnya yang menggunakan OS Windows dan Mac OS.

    Nah, itulah beberapa cara translate di Word yang memungkinkan kamu melakukan penerjemahan tanpa harus menggunakan aplikasi translator pihak ketiga atau jasa penerjemah. Dari pilihan metode menerjemahkan Word di atas, cobalah cara terbaik yang sesuai dengan kebutuhan kamu, sehingga kamu bisa memiliki versi dokumen lebih mudah dibaca karena menggunakan bahasa yang kamu mengerti.

  • Bagaimana Cara Mewarnai Tabel di Word? Simak 4 Cara Berikut!

    Bagaimana Cara Mewarnai Tabel di Word? Simak 4 Cara Berikut!

    Dalam sebuah dokumen, entah itu teks presentasi, jurnal, artikel, dan sebagainya, memberikan warna pada tabel merupakan salah satu cara untuk menandai hal penting atau sebagai pembeda. Jadi, data yang tersaji akan lebih rapi dan lebih mudah kamu pahami. Setidaknya ada beberapa cara mewarnai tabel di Word yang bisa kamu lakukan, seperti yang dijelaskan pada artikel ini!

    Mewarnai Tabel di Word Melalui Toolbar Table Design 

    Cara Mewarnai Tabel di Word
    Sumber : Youtube

    Cara pertama yang bisa kamu coba adalah memberi warna tabel, melalui toolbar table design. Toolbar table design memberikan berbagai macam opsi pengaturan, baik ukuran, border, pewarnaan dan pengaturan tampilan tabel lainnya. Untuk melakukan cara mewarnai tabel di Word ini, kamu bisa ikuti langkah di bawah ini:

    1. Memilih Sel yang Ingin Kamu Warnai

    Langkah pertama yang harus kamu lakukan, pastinya harus membuat tabel di Word. Lalu, memilih sel yang ingin kamu warnai. Cara memilihnya, kamu hanya perlu select beberapa sel yang ingin kamu warnai, dengan klik kiri tahan lalu arahkan. Kamu juga bisa memanfaatkan tombol Shift tahan untuk memilih lebih dari satu sel.

    2. Pilih Warna dari Toolbar Design

    Berikutnya kamu hanya perlu memilih warna, dari theme colors yang tersedia pada toolbar “Design. Kamu bisa arahkan kursor ke atas, lalu cari toolbar “Design yang ada di bagian kanan. Untuk membuka “Theme Colors”, kamu bisa pilih menu “Shading”. Pilih warna yang kamu ingin aplikasikan, dan tabel sudah berhasil kamu warnai!

    Selain warna solid, kamu juga bisa coba aplikasikan berbagai pengaturan warna seperti gradasi, tekstur maupun memasang background tertentu pada tabel yang kamu pilih. Jika ada kolom atau baris yang ingin kamu hapus warnanya, kamu bisa pilih “No Fill”, untuk menghilangkan warna yang sudah kamu pasang!

    Cara Mewarnai Tabel di Word dengan Shading di Toolbar Home

    Cara Mewarnai Tabel di Word
    Sumber : Youtube

    Tak hanya melalui toolbarDesign”, menu “Shading” juga tersedia pada toolbarHome”. Menu ini biasanya digunakan untuk memberi penanda pada kata penting atau kata kunci, dalam sebuah teks artikel. Metode ini ini terbilang lebih mudah daripada cara sebelumnya karena toolbarHome” yang paling sering terbuka dan digunakan.

    1. Pilih Sel yang Ingin Kamu Warnai

    Cara mewarnai tabel di Word ini hampir sama dengan yang pertama, langkah pertamanya juga memilih sel, kolom, atau baris yang ingin kamu warnai. Kamu bisa menggunakan perpaduan tombol Shift dan arah untuk memilih secara banyak sekaligus.

    2. Klik Menu Shading dengan Icon Tumpahan Cat

    Menu “Shading” pada toolbar “Homeadalah ikon cat tumpah, yag berada pada tab menu “Paragraph”. Fungsi utamanya hampir sama, yaitu dengan memilih warna yang akan kamu aplikasikan pada sel, kolom, maupun baris yang sudah kamu blok sebelumnya!

    Sedangkan untuk menghilangkan warna atau mengubah sebagian warna menjadi seperti semula, kamu bisa menggunakan langkah yang sama dengan pilihan warna “No Color”. Dengan begitu warna akan kembali pada tampilan netral seperti sebelumnya! Sayangnya pada menu ini kamu tak bisa aplikasikan warna gradient, tekstur dan opsi lainnya!

    Menggunakan Shading pada Menu Pintasan

    Cara Mewarnai Tabel di Word
    Sumber : Youtube

    Cara mewarnai tabel di Word berikutnya adalah dengan memanfaatkan fitur klik kanan, yang ada pada mouse yang kamu gunakan. Fungsi utama dari shading pada fitur klik kanan, sebenarnya sama dengan yang ada di toolbar “Home. Kamu bisa gunakan cara mudah ini:

    1. Blok Sel yang Akan Kamu Warnai

    Langkah pertama untuk mewarnai sebuah sel, kolom dan juga baris, pastinya adalah memilih atau blok yang ingin kamu beri warna. Untuk langkah ini, kamu bisa aplikasikan langkah-langkah yang sama seperti metode sebelumnya.

    2. Klik Kanan Pada Pilihanmu

    Setelah kamu yakin memilih, kamu bisa klik kanan lalu akan muncul beragam opsi cepat. Salah satunya adalah menu “Shading” dengan ikon yang sama seperti di toolbar “Home”. Untuk fungsi menu tersebut juga masih sama seperti sebelumnya.

    3. Double Tap Jika Kamu Menggunakan Laptop

    Jika kamu menggunakan laptop, fungsi perangkat mouse sudah tergantikan dengan touchpad. Sayangnya, tak semua fungsi klik kanan dan kiri ada atau berfungsi pada laptop. Namun, dengan melakukan double tap pada area yang kamu pilih, kamu juga bisa menampilkan menu pintasan tersebut!

    Double tap juga bisa berlaku pada laptop touch screen, maupun kamu yang menggunakan smartphone untuk mengedit tabel pada Microsoft Word. Untuk laptop dan smartphone, kamu juga memiliki opsi tekan tahan untuk cara mewarnai tabel di Word melalui menu pintasan!

    Menggunakan Shortcut

    Untuk cara terakhir ini, sebenarnya adalah cara cepat untuk membuka menu “Shadingpada toolbar “Home”, tanpa harus menggunakan mouse maupun touchpad. Kamu bisa memanfaatkan shortcut dengan klik perpaduan tombol. 

    Cara mengaktifkan shortcut ini adalah dengan menekan tombol alt dan juga H secara bersamaan, lalu lepas dan tekan tombol H sekali lagi. Secara otomatis kamu akan diarahkan ke menu “Shadingdi toolbar Home”. Kamu bisa gunakan arah bawah untuk memilih warna, lalu tekan tombol enter untuk memilihnya!

    Metode sangat cocok jika kamu sedang tidak membawa mouse maupun touchpad laptop sedang tidak berfungsi. Selain itu tombol shortcut, juga lebih menyingkat waktu pengerjaan. Tentunya akan lebih maksimal jika kamu menguasai teknik pengetikan 10 jari!

    Nah, itulah beberapa cara mewarnai tabel di Word yang bisa kamu aplikasikan di berbagai perangkat. Mewarnai beberapa sel, kolom, maupun baris, adalah salah satu cara pemberian tanda maupun pembeda dalam pembuatan teks, sehingga maksud dan tujuan tabel bisa lebih mudah dipahami.

  • 3 Cara Menghilangkan Garis Biru di Word, Praktis dan Cepat!

    3 Cara Menghilangkan Garis Biru di Word, Praktis dan Cepat!

    Sering kali saat menulis teks di Word, ataupun membuat tabel di word, kamu mungkin menemukan garis yang muncul di bawah tulisan yang kamu ketik. Jika ada garis yang muncul, biasanya ada kesalahan pada dokumen kita. Salah satunya adalah garis bawah berwarna biru di dokumen tertentu semisal tugas kuliah, laporan pengamatan, skripsi, atau dokumen lainnya. 

    Garis bergelombang yang muncul di bawah teks dalam dokumen Word menunjukkan Format Consistency Checker diaktifkan dan bekerja di latar belakang saat kamu mengetik. Namun, hal ini cukup mengganggu bagi sebagian orang. 

    Jika kamu salah satunya, ikuti langkah-langkah di artikel ini tentang cara menghilangkan garis biru di Word. 

    Cara Menghilangkan Garis Biru di Word Secara Otomatis

    Cara Menghilangkan Garis Biru di Word
    Sumber : Youtube

    Garis biru yang muncul di bawah tulisan menunjukkan bahwa Format Consistency Checker telah mendeteksi ketidakkonsistenan pada dokumen kamu. Fungsi ini tentunya dapat bermanfaat bagi kita yang membutuhkan dokumen yang sesuai untuk mengantisipasi jika ada kesalahan penulisan.

    Pemeriksa konsistensi format memungkinkan kamu untuk memeriksa dan memperbaiki masalah format yang paling umum. Namun, ada aturan yang digunakan dalam Format Consistency Checker untuk mengidentifikasi format yang mungkin digunakan secara tidak sengaja. Di antaranya:

    1. Ukuran font harus 10% atau kurang.
    2. Font warna merah, hijau, dan biru harus sama, kecuali satu digit warna custom.
    3. Pemeriksa Konsistensi Format akan memeriksa perbedaan spasi font antar karakter.
    4. Paragraf harus kurang dari atau sama dengan 0,249 inci.
    5. Spasi paragraf (sebelum atau sesudah) harus kurang dari atau sama dengan 2,95 point.

    Jika kamu ingin menulis dokumen yang memang secara sengaja menggunakan pemformatan berbeda dalam paragraf yang sama atau praktik pemformatan tidak biasa kamu dapat terlebih dahulu mempelajari bagaimana cara membuat paragraf di Word dengan baik dan benar.

    Namun, bagaimana kalau kamu menulis dokumen yang memang secara sengaja menggunakan pemformatan berbeda dalam paragraf yang sama atau praktik pemformatan tidak biasa lainnya? Kamu mungkin garis bawah biru di seluruh dokumen. 

    Dan kalau dilihat sudah pasti bikin tidak nyaman, bukan? Untungnya, kamu bisa menonaktifkan fitur ini dengan mudah. Untuk melakukan ini, yang harus kamu lakukan adalah mengeklik tab “File“. Untuk langkah selanjutnya, ikuti cara-cara di bawah ini!

    1. Klik Fitur Word Options

    Untuk menemukan fitur Word Options, pertama kamu harus membuka dokumen di Microsoft Word. Lalu di layar bagian latar belakang, klik ‘Opsi‘ di daftar item di sebelah kiri. Kemudian, klik kotak dialog ‘Word Options’. Melalui opsi ini, kamu bisa mengatur berbagai fitur Microsoft Word, seperti menghilangkan garis biru, hijau, atau merah yang biasa muncul saat membuat dokumen di Word. 

    2. Pilih Opsi Advanced atau Lanjutan

    Langkah selanjutnya, pilih opsi ‘Advanced’ atau ‘Lanjutan’ pada daftar di sebelah kiri. Di bagian ‘Editing Options’ di sebelah kanan, temukan opsi ‘Keep track of formatting’. Fitur inilah yang dimaksud sebagai pemeriksa konsistensi format yang dipasang Microsoft pada aplikasi Word.

    3. Matikan Fitur Pengecek Format Tulisan

    Jika sudah menemukan opsi keep track of formatting, temukan opsi ‘Mark formatting inconsistencies’. Lalu, kamu bisa menonaktifkan fitur tersebut. Caranya sangat mudah, yaitu menghilangkan tanda centang pada opsi tersebut dengan mengeklik kotak centang pada opsi tersebut supaya tidak tanda checklist.

    Jika kotak centang ‘Mark formatting inconsistencies’ masih berwarna abu-abu, klik kotak centang ‘Keep track of formatting’, sehingga ada tanda centang di kotak tersebut. Selanjutnya, kamu bisa dapat menghapus centang pada kotak centang ‘Mark formatting inconsistencies’ hanya dengan mengekliknya saja.

    Setelah itu, klik ‘OK‘ untuk menerima perubahan dan tutup ‘Opsi Word‘ di kotak dialog. Kemudian, kamu akan lihat bahwa garis biru di bawah teks sudah menghilang. 

    Nah, cara menghilangkan garis biru di Word ternyata cukup simpel, bukan? Kalau kamu ingin mengaktifkannya kembali tinggal centang lagi saja kotak ‘Mark formatting inconsistencies’ dengan langkah-langkah di atas. 

    Cara Manual Menghilangkan Garis Biru di Word

    Cara Menghilangkan Garis Biru di Word
    Sumber : Blog Koplo

    Ada banyak penyebab munculnya garis biru di bawah teks dokumen Microsoft Word yang menandakan kesalahan dalam penulisan. Selain karena tidak memenuhi aturan pengecek konsistensi format di atas, ada masalah lain yang dapat menyebabkan munculnya garis biru di bawah teks.

    Mulai dari penggunaan area yang berlebihan, dua durasi, dan penyimpangan penulisan lainnya. Jika kamu tetap berniat membuat dokumen yang sesuai aturan, ada cara alami yang bisa kamu lakukan selain menggunakan trik di atas. 

    Terlebih lagi jika dokumen kamu menggunakan Bahasa Indonesia, sebagai penulis kamu juga wajib menyesuaikan kata atau tulisan secara manual agar sesuai dengan standar yang diharapkan. Untungnya, cara melakukannya juga cukup mudah dan tidak memakan waktu lama. Untuk lebih jelasnya, ikuti step by step di bawah ini!

    1. Buka dokumen yang ingin kamu hilangkan garis birunya.
    2. Tempatkan kursor pada frasa atau teks yang memiliki garis biru.
    3. Klik kanan pada frasa tersebut, maka akan muncul saran ejaan dari frase yang akan dipilih. 
    4. Pilih frase yang sesuai dengan kebutuhan kamu.
    5. Klik ejaan kalimat tersebut, maka garis biru pada kata atau frasa tersebut akan otomatis hilang.
    6. Lanjutkan untuk menghilangkan jejak biru pada frasa yang berbeda di dokumen dengan mengeklik kanan, lalu tentukan ejaan yang ditentukan dari frasa tersebut.

    Saat menggunakan metode manual, perlu kamu ingat bahwa saran ejaan kata yang muncul setelah kamu mengeklik kanan tidak selalu sesuai dengan keinginan. Alternatifnya, kamu bisa mengakses pilihan tingkat lanjut dengan mengeklik kanan, memilih Grammar lalu pilih kata yang ditentukan di jendela pemeriksaan untuk menghilangkan garis biru pada kata tersebut.

    Nah, itulah cara menghilangkan garis biru di Word, baik itu dengan cara manual atau otomatis. Tinggal pilih saja metode yang sesuai dengan kebutuhan penulisan dokumen kamu.

  • Mudah dan Cepat! Ini 6 Cara Mencoret Tulisan di Word

    Mudah dan Cepat! Ini 6 Cara Mencoret Tulisan di Word

    Kamu sudah tahu belum bagaimana cara mencoret tulisan di Word dengan metode yang praktis dan mudah? Efek coretan pada teks di Word ini terkadang dibutuhkan untuk menunjukkan bahwa suatu kata atau kalimat tersebut salah. Umumnya, efek ini dilakukan saat kamu harus membuat teks koreksi sebuah dokumen di Microsoft Word. 

    Untuk memberikan efek yang unik ini, Word menyediakan fitur strikethrough. Meskipun fitur ini tersedia tepat di bilah menu (toolbar), penerapannya dapat bervariasi tergantung pada konteks dokumen kamu. 

    Namun, jangan khawatir, langkah-langkahnya cukup mudah, kok! Biar lebih jelas, simak cara memberi efek coretan di Word berikut ini!

    Apa Itu Strikethrough (Coretan)?

    Cara Mencoret Tulisan di Word
    Sumber : Youtube

    Strikethrough adalah efek font yang menyebabkan teks tampak seperti dicoret atau memiliki garis di tengahnya. Misalnya, bisa kamu lihat pada teks ini. Efek coretan sering digunakan untuk menunjukkan teks yang tidak lagi valid dalam dokumen atau halaman web. 

    Hasil mesin telusur juga dapat menampilkan coretan pada teks yang tidak lagi valid atau berasal dari versi laman yang lama. Terdapat dua jenis efek coretan, yakni coretan biasa dan coretan ganda (double strikethrough).

    Coretan ganda adalah variasi coretan teks yang memiliki tidak hanya satu baris garis coret, melainkan dua. Penggunaan coretan ganda jauh lebih jarang daripada coretan biasa, tetapi dapat digunakan dalam dokumen profesional atau hukum untuk menunjukkan perubahan susunan kata atau inisial orang.

    Cara Mencoret Tulisan di Word

    Cara Mencoret Tulisan di Word
    Sumber : Youtube

    Meskipun jarang, ada kalanya kamu perlu menunjukkan bahwa teks harus dicoret dari dokumen tanpa benar-benar menghapusnya. Cara terbaik untuk melakukannya adalah mempelajari cara mencoret tulisan di Word atau aplikasi pengolah kata lainnya. Tapi, bagaimana cara melakukannya? 

    1. Menggunakan Keyboard Shortcut Custom

    Cara pertama yang bisa kamu lakukan untuk membuat efek coretan pada tulisan di Microsoft Word adalah membuat pintasan shortcut kamu sendiri. Ini bisa jadi cara yang efektif dengan membuat sebuah akses cepat untuk menggunakan fitur strikethrough. Langsung saja, berikut ini cara mencoret teks di Word menggunakan pintasan shortcut di keyboard:

    • Pada file dokumen Word kamu, klik tab File.
    • Pilih Options pada sidebar, lalu akan muncul sebuah kotak dialog.
    • Di deretan menu sebelah kiri, cari Customize Ribbon, lalu klik Customize yang berada di bawah daftar sebelah kiri.
    • Selanjutnya, kamu akan diarahkan ke kotak dialog Customize Keyboard.
    • Pada kolom Categories sebelah kiri, klik Home Tab.
    • Lalu, di kolom Commands sebelah kanan, klik Strikethrough.
    • Pada kotak “Press New Shortcut Key”, lalu ketik pintasan yang kamu inginkan. Misalnya Alt + Ctrl + S.
    • Jika sudah, klik Assign.
    • Pada kotak dialog Save changes in, pilih Normal.dotm.
    • Klik Close.
    • Kemudian, tekan OK pada jendela Option.

    Selesai, deh! Selanjutnya, kamu bisa uji pintasan coret yang sudah kamu buat tadi pada beberapa teks jika kamu mau.

    2. Menggunakan Quick Access Toolbar

    Untuk akses yang lebih cepat menerapkan strikethrough di Word, kamu bisa menambahkannya ke Quick Access Toolbar yang akan membuatnya lebih terlihat dan lebih mudah diakses melalui pintasan keyboard. Inilah cara melakukannya:

    • Klik kanan tombol Strikethrough di tab Home.
    • Pilih Add to Quick Access Toolbar. Tergantung pada ukuran jendela Word, kamu mungkin harus mengklik tombol “Font” untuk memperluas panel font.
    • Tekan tanda panah bawah di Quick Access, lalu klik More Commands.
    • Klik Strikethrough yang berada di kolom sebelah kanan dan ubah posisinya sesuai kebutuhan kamu.
    • Untuk memindahkannya, kamu bisa menekan panah atas dan bawah di sisi kanan kolom. 
    • Ingatlah bahwa posisi dalam daftar akan menentukan nomor yang harus kamu tekan untuk menerapkannya dengan pintasan. 
    • Misalnya, jika kamu memindahkannya ke urutan pertama, maka tombol shortcut-nya adalah Alt + 1. 
    • Klik  “OK”  untuk menyimpan perubahan.

    3. Menggunakan Jalan Pintas

    Cara membuat tulisan di Word yang tak kalah praktis adalah dengan menggunakan jalan pintas bawaan Microsoft Word. Begini cara melakukannya:

    • Blok tulisan yang ingin kamu coret.
    • Tekan kombinasi tombol Alt + H + 4 pada keyboard yang merupakan jalan pintas dari Microsoft Word untuk menerapkan fitur coretan.

    4. Menggunakan Perintah Coretan di Toolbar

    Sama halnya dengan perintah Bold, Italic, dan Underline, perintah Strikethrough juga bisa kamu temukan di toolbar Font, yaitu tepat di sebelah kanan perintah Underline. Bentuk tombolnya berupa huruf abc yang dicoret 1 garis. Cara menerapkannya sangat mudah, kok. Cukup ikuti langkah-langkah ini untuk menerapkan fitur Strikethrough di toolbar:

    • Sorot atau blok teks yang ingin kamu coret.
    • Pada tab Home, klik tombol Strikethrough seperti yang sudah dijelaskan di atas.

    5. Cara Mencoret Tulisan di Word Menggunakan Kotak Dialog Font

    Jika kamu memerlukan metode alternatif lain, kamu bisa menggunakan kotak dialog font untuk menerapkan fitur strikethrough. Begini caranya:

    • Pilih atau blok teks yang ingin kamu coret lalu tekan Ctrl + D. 
    • Selanjutnya, kamu akan melihat kotak dialog font muncul dengan semua opsinya.
    • Tekan Alt + K, lalu Enter atau klik OK untuk mencoret teks tanpa kamu perlu mengangkat jari kamu dari keyboard.

    6. Menggunakan Double Strikethrough

    Perlu kamu tahu bahwa tidak ada shortcut atau toolbar khusus untuk menerapkan fitur double strikethrough. Fitur ini hanya bisa kamu akses melalui kotak dialog font. Caranya adalah:

    • Blok tulisan.
    • Klik tombol panah bawah yang ada di pojok kiri menu Font. 
    • Centang opsi Double strikethrough, klik OK.

    Nah, sekarang kamu sudah tahu cara mencoret tulisan di Word dengan mudah dan praktis. Semoga informasi di atas bisa berguna, terutama dalam hal mengedit teks di Microsoft Word.

  • Cara Membuat Titik Dua Sejajar di Word Biar Rapi, Gampang Kok!

    Cara Membuat Titik Dua Sejajar di Word Biar Rapi, Gampang Kok!

    Salah satu masalah yang kerap terjadi saat sedang menulis makalah atau dokumen lain di word adalah penempatan titik dua yang tidak sejajar atau lurus satu sama lain. Meski tergolong sepele, penempatan titik dua yang tidak sejajar akan membuat dokumen kamu jadi terlihat tidak rapi. 

    Namun sayangnya, masih banyak yang bingung cara membuat titik dua sejajar di Word agar rapi. Maka dari itu, artikel ini akan mengajak kalian cara meluruskan titik dua di Word yang praktis dan mudah.

    Cara Membuat Titik Dua Sejajar di Word

    Cara Membuat Titik Dua Sejajar di Word
    Sumber : Youtube

    Apakah kamu masih menggunakan spasi untuk meluruskan titik dua? Alih-alih menggunakan spasi, ada beberapa cara yang lebih mudah dan cepat untuk merapikan titik dua di halaman Word supaya lebih enak dilihat. Setidaknya, ada 3 cara melakukannya, di antaranya:

    1. Menggunakan Tombol Tab

    Saat kamu perlu menyelaraskan beberapa titik dua antar baris teks di Word supaya tata letaknya lebih baik, akan membuang-buang waktu jika kamu terus menekan tombol spasi. Solusinya, kamu bisa menekan tombol Tab yang biasanya terletak di atas tombol Caps Lock atau di sebelah kiri tombol Q.

    Tombol ini berfungsi untuk memindahkan beberapa spasi sekaligus atau untuk berpindah posisi tertentu dalam dokumen. Fungsi ini memungkinkan kamu mendapatkan jarak yang rata dengan menekan satu tombol. Berikut cara meluruskan titik dua di halaman Word menggunakan tombol Tab:

    • Buka dokumen yang tulisannya banyak mengandung titik dua, misalnya teks biodata. Kamu juga bisa membuat tulisan baru.
    • Tempatkan kursor pada huruf terakhir tulisan yang karakternya paling banyak atau paling panjang. Misalnya jika ada kata ‘Nama’, ‘Alamat’, dan ‘Tempat Tanggal Lahir’, maka pilih baris ‘Tempat Tanggal Lahir’, lalu pindahkan kursor di sebelah kanan huruf ‘r’.
    • Lalu, tekan tombol Tab, beri tanda titik dua (:).
    • Jika sudah, pindahkan kursor ke tulisan yang lain, lakukan hal yang sama yaitu menekan tombol Tab hingga kursornya sejajar, setelah itu bubuhkan titik dua (:).

    Cara membuat titik dua di Word lebih gampang menggunakan Tab, bukan? Namun, jumlah klik tombol Tab pada setiap baris berbeda. Misalnya, pada kata yang lebih singkat seperti ‘Nama’, ‘E-mail’, atau ‘Alamat’ membutuhkan 2 – 3 kali klik Tab supaya bisa sejajar dengan kata ‘Tempat Tanggal Lahir’.

    Catatan lainnya yang perlu kamu ingat saat menggunakan cara ini adalah hindari menyisipkan spasi di antara huruf terakhir saat meletakkan kursor. Sebab, pemberian spasi justru akan membuat penempatan titik dua jadi kurang sejajar.

    2. Menggunakan Ruler

    Merapikan titik dua di Word menggunakan tombol Tab memang lebih cepat dan mudah untuk dilakukan, tapi bagaimana jika teks yang diedit memiliki puluhan bahkan ratusan baris? Sudah tentu cara yang pertama jadi kurang efektif.

    Untungnya ada alternatif lain, yaitu dengan menggunakan fitur Ruler atau penggaris yang tersedia di Word. Cara ini lebih cepat dan praktis daripada memindahkan kursor ke huruf terakhir lalu menekan tombol Tab berkali-kali. Untuk caranya, simak langkah-langkah di bawah ini!

    • Buka file dokumen Word yang memiliki banyak baris titik dua untuk diluruskan.
    • Pastikan fitur Ruler sudah muncul (bisa kamu lihat di bagian menu bar Microsoft Word semua versi).
    • Jika belum muncul, buka tab View, lalu checklist opsi Ruler.
    • Setelah itu, beri jarak antara tulisan dan titik dua (:) dengan menekan tombol Tab sekali saja (hindari penggunaan spasi).
    • Blok seluruh teks menggunakan shortcut CTRL + A.
    • Klik dan tahan Ruler di bagian atas layar, kemudian akan muncul tanda seperti huruf L pada Ruler.
    • geser tanda L tersebut ke kanan atau kiri hingga tanda titik dua di semua baris menjadi lurus dan sejajar.

    Saat menggunakan metode ini, pastikan seluruh teks masih dalam keadaan diblok saat kamu menggeser tanda ‘L’, ya. Sebab jika bloknya hilang, kamu tidak bisa menggeser semua titik dua secara bersamaan pada teks dan hanya berlaku pada satu baris saja.

    3. Menggunakan Tabel

    Cara selanjutnya yang juga efektif untuk membuat titik dua sejajar di Word adalah menggunakan tabel. Ini merupakan cara yang lebih praktis buat kamu yang malas pencet tombol tab-tab berulang kali, terutama jika teksnya mengandung banyak titik dua seperti teks daftar isi, klasifikasi, biodata karyawan atau siswa, dan lain-lain.

    Dengan membuat garis-garis tabel, secara otomatis kamu pun membuat teks di Word menjadi rata dari atas hingga bawah. Tabel berfungsi memberikan batas untuk penempatan titik dua, jadi walaupun kamu menambahkan karakter atau kata, tanda titik dua tersebut tidak akan bergeser.

    Kalau mau menggunakan cara ini, maka hal pertama yang perlu kamu siapkan bukan teks, melainkan membuat tabel terlebih dahulu baru kemudian memasukkan teks ke dalamnya. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

    • Buka Microsoft Word, lalu cari tab Insert, pilih menu Tabel.
    • Tentukan jumlah baris dan kolom sesuai kebutuhan kamu. Untuk bagian kolom, cukup masukkan 2 saja.
    • Isi semua baris pada tabel tersebut dengan keterangan dan data yang diperlukan. Misalnya Nama, Jenis Kelamin, Pendidikan, Alamat, E-mail, dan sebagainya. 
    • Pada kolom kedua, sisipkan tanda titik dua baru isi dengan keterangan lainnya. Misalnya : Sulistyowati (pada baris Nama).
    • Geser garis tengah pada tabel untuk merapikan jarak titik dua.
    • Jika sudah, blok semua baris dan kolom pada tabel, lalu klik ikon Borders, pilih opsi No Borders untuk menghilangkan garis tabel.

    Nah, itu dia beberapa cara membuat titik dua sejajar di Word yang bisa kamu praktikkan. It’s piece of cake! Semua metode di atas berlaku untuk Microsoft Word all version, ya. Jadi, tinggal gunakan saja cara yang menurut kamu paling simpel dan sesuai kebutuhan.